Aku juga ingin jatuh cinta
Seperti yang lainnya
Kini saatnya untuk jatuh cinta
Karena dia menyatakan cinta
Tapi ku takut-takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila karena cinta
Takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila karena cinta
Namun bimbang kini yang ku rasa
Akankah dia terus setia
Atau hanya untuk sementara
Membuat Aku Kecewa
Tapi ku takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila karena cinta
Takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila karena cinta
Tapi ku takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila
Takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila
Tapi ku takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila karena cinta
Takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila karena cinta
Tapi ku takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila karena cinta
Takut takut jatuh cinta
Takut takut patah hatinya
Takut takut jadi gila karena cinta
Kamis, 19 April 2012
Selasa, 27 Maret 2012
assembly bahasa pemrograman
Bahasa rakitan
Bahasa rakitan atau lebih umum dikenal sebagai Assembly adalah bahasa pemrograman tingkat rendah yang digunakan dalam pemrograman komputer, mikroprosesor, pengendali mikro, dan perangkat lainnya yang dapat diprogram. Bahasa rakitan mengimplementasikan representasi atas kode mesin dalam bentuk simbol-simbol yang secara relatif lebih dapat dipahami oleh manusia. Berbeda halnya dengan bahasa-bahasa tingkat tinggi yang berlaku umum, bahasa rakitan biasanya mendukung secara spesifik untuk suatu ataupun beberapa jenis arsitektur komputer tertentu. Dengan demikian, portabilitas bahasa rakitan tidak dapat menandingi bahasa-bahasa lainnya yang merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Namun demikian, bahasa rakitan memungkinkan programmer memanfaatkan secara penuh kemampuan suatu perangkat keras tertentu yang biasanya tidak dapat ataupun terbatas bila dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Pada bahasa rakitan, programmer umumnya menggunakan sebuah program utilitas yang disebut sebagai perakit (bahasa inggris: assembler) yang digunakan untuk menerjemahkan kode dalam bahasa rakitan tersebut ke dalam kode mesin untuk perangkat keras tertentu. Sebuah perintah dalam bahasa rakitan biasanya akan diterjemahkan menjadi sebuah instruksi mnemonic dalam kode mesin, berbeda halnya dengan kompiler pada bahasa pemrograman tingkat tinggi yang menerjemahkan sebuah perintah menjadi sejumlah instruksi dalam kode mesin.Beberapa perangkat lunak bahasa rakitan terkenal biasanya menyediakan tambahan fitur untuk memgasilitasi proses pengembangan program, mengontrol proses perakitan, dan alat bantu debugging.
Dasar alasan menggunakan bahasa rakitan
Ada beberapa dasar alasan menggunakan bahasa rakitan dilihat dari sudut pandang penggunaannya:- Bahasa rakitan dibandingkan dengan bahasa mesin, bahasa rakitan merupakan representasi atas bahasa mesin yang dirancang agar lebih mudah dipahami oleh manusia. Dengan menggunakan bahasa rakitan, seorang programmer dapat lebih mudah mengingat instruksi-instruksi dengan menggunakan simbol yang lebih dapat dimengerti dibandingkan bila menggunakan simbol mnemonic kode mesin secara langsung. Demikian halnya pula dengan mekanisme lompatan yang umum terdapat dalam bahasa mesin yang biasanya menggunakan alamat memori, programmer dapat lebih mudah menggunakan fasilitas labeling yang terdapat bahasa rakitan dibandingkan menggunakan alamat memori tertentu dalam kode mnemonic.
- Bahasa rakitan dibandingkan dengan bahasa tingkat tinggi, bahasa rakitan memungkinkan programmer untuk mengontrol serta memanfaatkan secara penuh kapabilitas yang terdapat atas suatu perangkat keras, berbeda halnya dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang memiliki banyak keterbatasan dalam pemanfaatan secara penuh suatu perangkat keras. Bahasa rakitan menjanjikan tingkat unjuk kerja yang maksimum karena sifatnya yang menerjemahkan secara langsung instruksi rakitan menjadi instruksi mesin, berbeda halnya dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang biasanya menerjemahkan sebuah instruksi menjadi sejumlah kode mesin.
Sebagai contoh, berikut adalah instruksi yang digunakan pada prosesor X86 untuk memindahkan nilai 97 sebesar 8-bit ke dalam register prosesor AL. Kode biner atas instruksi pemindahan adalah 10110 diikuti dengan 3-bit pengenal atas register yang akan digunakan. Pengenal atas register AL dalam hal ini adalah 000. Kemudian, nilai 97 dalam kode biner adalah 01100001, sehingga kode mesin yang digunakan untuk memindahkannya adalah sebagai berikut:
10110000 01100001Kode biner ini dapat diubah agar lebih mudah dibaca manusia dengan mengkonversikannya dalam bilangan heksadesimal sebagai berikut:
B0 61Pada instruksi diatas,
B0 berarti: 'Pindahkan nilai berikut ke register AL', dan 61 adalah representasi bilangan heksadesimal untuk nilai 01100001, atau 97 dalam bilangan desimal. Bahasa rakitan untuk prosesor intel menyediakan simbol mnemonic MOV (yang merupakan singkatan dari move) untuk instruksi serupa sehingga kode mesin sebelumnya dapat ditulis dalam bahasa rakitan sebagai berikut:MOV AL, 61h ; Isi register AL dengan nilai 97 (61h)Bahasa rakitan memungkinkan programmer menambahkan komentar atas setiap instruksi yang ditulis untuk mempermudah pembacaan dan lebih mudah pemahaman.
turbo C++
Turbo C++ adalah bahasa pemrograman komputer C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup)
pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya,
yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa
pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai
dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded,
Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada
awal 1980-an,
Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem
support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading.Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (object oriented programming).
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat pemrograman orientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Pada tahun 1998, C++ Standar Komite (ISO/IEC JTC1/SC22/WG21 Working
Group)mengeluarkan Standar Internasional ISO/IEC 14882:1998 yang
digunakan selama beberapa tahun. Pada tahun 2003 dirilis versi yang
telah dikoreksi, ISO/IEC 14882:2003. Pada tahun 2005, Laporan Teknis
yang disebut "Laporan Teknis Perpustakaan 1" (sering dikenal sebagai
TR1),dirilis. Revisi terbaru dari standar C++ adalah C+11 (sebelumnya
dikenal C++0x) telah disetujui oleh ISO/IEC pada tanggal 12 Agustus
2011. Telah diterbitkan sebagai 14882:11.
Keterangan
Baris pertama :
Sebagai bagian dari proses kompilator, kompilator dari c++ menjalankan program yang dinamakan preprosesor.
Preprosesor memiliki kemampuan menambahkan dan menghapus kode dari
sumber, Pada bagian #include memberitahuakan preprosesor untuk
menyertakan kode dari iostream, Berkas iostream berisi deklarasi untuk
berbagai fungsi yang dibutuhkan oleh perangkat lunak, atau class-class
yang dibutuhkan.
Baris kedua :
Pernyataan ini mendeklarasikan fungsi utama, bahwa suatu program C++
dapat berisi banyak fungsi, yang harus selalu memiliki sebuah fungsi
utama (main function), Fungsi adalah modul yang berisi kode-kode untuk
menyelesaikan masalah-masalah tertentu. Kata Void menandakan fungsi main
tidak bertipe.
Baris ketiga :
Kurung kurawal buka menandakan awal program.
Baris keempat :
Cout adalah sebuah object dari pustaka perangkat lunak
standart C++ yang digunakan untuk mencetak string ke piranti output
standart, yang biasanya adalah layar komputer, Compiler menghubungkan
kode dari pustaka perangkat lunak standar itu dengan kode yang telah
ditulis untuk mendapatkan hasil executable, Tanda
adalah format modifier yang digunakan untuk bergabti baris setelah
menampilkan string, jika ada cout lain pada program tersebut, maka
string yang menyertainya akan dituliskan pada baris bawahnya.Baris kelima:
Kurung kurawal tutup menandakan akhir program.
Kata-kata yang dipesan tersebut di atas tidak boleh dipakai sebagai nama variable, class, enum, macro, dan struct.
include <stdio.h>
int maksimum (int,int); void tulis (int);
main() int nilai 1,nilai 2,nilai maks; printf (*\n ketikan dua bilsngsn bulat:); scanf("%d%d",& nilai 1,nilai 2);
nilai maks=maksimum (nilai 1,nilai 2); tulis(nilai maks); returns 0;
int maksimum(int x1,int x2) if (x1>x2) return x1; else return x2;
vold tulis(int x) printf("\n hasilnya adalah :%d",x);
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat pemrograman orientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Standarisasi
| Year | C++ Standard | Informal name |
|---|---|---|
| 2011 | ISO/IEC 14882:2011 | C++11 |
| 2007 | ISO/IEC TR 19768:2007 | C++TR1 |
| 2003 | ISO/IEC 14882:2003 | C++03 |
| 1998 | ISO/IEC 14882:1998 | C++98 |
Contoh Program C++
Contoh program sederhana C++ untuk hello world dengan menggunakan pustaka dasar C++ dapat dilihat di bawah ini:#include <iostream> int main() { std::cout << "hello world\n"; return 0; }
#include <iostream.h>
Baris kedua :
int main ()
Baris ketiga :
{
Baris keempat :
std::cout << "Hello world\n";
\n
}
Kata yang dipesan
Kelompok pertama
C++ mempunyai 32 buah kata yang dipesan (reserved words), Kata kunci kelompok pertama merupakan turunan dari bahasa C, di antaranya:.| auto | const | double | float | int | short | struct | unsigned |
| break | continue | else | for | long | signed | switch | void |
| case | default | enum | goto | register | sizeof | typedef | volatile |
| char | do | extern | if | return | static | union | while |
Kelompok kedua
Kata yang dipesan kelompok kedua berjumlah 30. Kata-kata ini adalah baru dan hanya ada di bahasa C++.| asm | dynamic_cast | namespace | reinterpret_cast | try |
| bool | explicit | new | static_cast | typeid |
| catch | false | operator | template | typename |
| class | friend | private | this | using |
| const_cast | inline | public | throw | virtual |
| delete | mutable | protected | true | wchar_t |
include <stdio.h>
int maksimum (int,int); void tulis (int);
main() int nilai 1,nilai 2,nilai maks; printf (*\n ketikan dua bilsngsn bulat:); scanf("%d%d",& nilai 1,nilai 2);
nilai maks=maksimum (nilai 1,nilai 2); tulis(nilai maks); returns 0;
int maksimum(int x1,int x2) if (x1>x2) return x1; else return x2;
vold tulis(int x) printf("\n hasilnya adalah :%d",x);
Tipe data dasar
Untuk menyimpan suatu variabel diperlukan tempat khusus di dalam memori komputer, Besar dan tipe dari variabel-variabel di dalam standar program C++ dispesifikasikan sebagai berikut.| Nama | Keterangan | Ukuran | Jangkauan |
|---|---|---|---|
| char | Abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil | 1 byte | signed: -128 to 127 unsigned: 0 to 255 |
| short int (short) | Bilangan bulat dengan jangkauan pendek | 2 byte | signed: -32768 to 32767 unsigned: 0 to 65535 |
| int | Bilangan bulat | 4 byte | signed: -2147483648 to 2147483647 unsigned: 0 to 4294967295 |
| long int (long) | Integer dengan jangkauan panjang | 4 byte | signed: -2147483648 to 2147483647 unsigned: 0 to 4294967295 |
| bool | Boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false) | i byte | true or false |
| float | Angka dengan titik mengambang (bilangan cacah) | 4 byte | 3.4e +/- 38 (7 digit) |
| double | Bilangan cacah dengan ketelitian ganda | 8 byte | 1.7e +/- 308 (15 digits) |
| long double | Bilangan cacah dengan ketelitian ganda panjang | 8 byte | 1.7e +/- 308 (15 digits) |
| wchar_t | Karakter lebar, biasa dipakai untuk Unicode karakter | 2 byte | 1 karakter lebar |
basic bahasa pemrograman
BASIC, adalah singkatan dari Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code adalah sebuah kelompok bahasa pemrograman tingkat tinggi.
Secara harfiah, BASIC memiliki arti "kode instruksi simbolis semua
tujuan yang dapat digunakan oleh para pemula". Memang, istilah "Bahasa
BASIC" di sini juga bisa diartikan menjadi bahasa untuk pemula, atau
dengan kata lain, disebut sebagai bahasa dasar, tapi hal tersebut dirasa
kurang tepat, mengingat BASIC dapat juga digunakan oleh para pemrogram
ahli.
BASIC pertama kali dikembangkan pada tahun1963 oleh John George Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz yang berasal dari Dartmaouth College, untuk mengizinkan akses terhadap komputer bagi para mahasiswa jurusan selain jurusan ilmu eksakta. Pada waktu itu, hampir semua komputer membutuhkan perangkat lunak,
dan waktu itu belum ada perangkat lunak yang dijual secara bebas,
sehingga hanya orang-orang tertentulah yang dapat menggunakan komputer,
yakni para matematikawan dan ilmuwan, karena mereka dapat membangun
perangkat lunak sendiri. Bahasa BASIC, setelah diciptakan menjadi
menjamur dan banyak dimodifikasi. Bahasa BASIC menjadi bahasa yang
paling populer digunakan pada komputer mikro pada akhir tahun 1970-an
dan komputer rumahan pada tahun 1980-an. Dan hingga saat ini, menjadi
bahasa yang dialeknya beberapa kali berevolusi.
Sejarah
Sebelum pertengahan tahun 1960-an, komputer merupakan barang yang
sangat mahal dan hanya digunakan untuk tugas-tugas tujuan khusus. Pada
saat itu, jenis pemrosesan yang dapat dilakukan adalah batch processing,
yang artinya komputer hanya dapat melakukan pemrosesan satu pekerjaan
pada satu waktu, dan pekerjaan lainnya akan dilakukan setelah pekerjaan
lainnya selesai. Akan tetapi, selama tahun 1960-an, muncullah komputer
yang lebih cepat dan lebih terjangkau. Dengan kemampuan pemrosesan yang
lebih kuat ini, komputer pun kadang-kadang "menganggur", tanpa ada
pekerjaan yang ia lakukan sama sekali. Bahasa pemrograman di dalam era
batch programming pun didesain untuk tujuan-tujuan khusus, seperti
halnya mesin di mana mereka berjalan, seperti halnya kalkulasi formula
ilmiah atau pemrosesan data bisnis atau hanya untuk penyuntingan teks.
Seiring dengan turunnya harga komputer, penggunaan komputer pun tidak
lagi terbatas pada riset-riset ilmiah dan militer, tetapi merambah
kepada penggunaan komersial. Sistem-sitem komputer yang lebih baru
mendukung konsep time-sharing, sebuah cara di mana sebuah sistem mengizinkan beberapa pengguna atau proses untuk menggunakan CPU dan memori.
Dalam sistem tersebut, sistem operasi akan menggilir proses-proses yang
sedang berjalan, dan mengizinkan setiap proses untuk dijalankan oleh
CPU (serta disimpan di dalam memori), sebelum pindah ke proses
selanjutnya. Mesin-mesin tersebut telah menjadi cukup cepat sehingga
kebanyakan pengguna saat itu dapat merasakan seolah-olah mereka
menggunakan mesin tersebut hanya untuk sendiri. Secara teori,
time-sharing mampu mengurangi biaya komputasi secara signifikan,
mengingat sebuah mesin dapat digunakan oleh beberapa pengguna, bahkan
ada yang mencapai angka ratusan pengguna.dan dalam era komputer mini, bahasa BASIC yang asli didesain pada tahun 1963 oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz dan diimplementasikan oleh sekelompok siswa di Dartmaouth College di bawah arahan mereka berdua. BASIC didesain untuk para siswa agar mereka dapat menulis program untuk Darmouth Time-Sharing system.
Bahasa tersebut didesain untuk mengatasi masalah kerumitan yang terjadi
pada bahasa-bahasa pemrograman yang sudah lama, dengan sebuah desain
bahasa yang baru yang memang dikhususkan untuk kelas baru yang di
dalamnya terdapat para pengguna mesin tersebut, yakni para pengguna yang
kurang begitu memahami masalah keteknikan dan juga tidak memiliki latar
belakang matematika,
dan kurang berminat untuk menekuni bidang matematika. Dengan
menggunakan komputer untuk mendukung proses pengajaran dan riset
ternyata menarik perhatian banyak kalangan. Pada beberapa tahun
kemudian, seiring dengan munculnya beberapa dialek bahasa BASIC lainnya,
dialek BASIC buatan Kemeny dan Kurtz dinamakan dengan Darmouth BASIC.
Prinsip-prinsip yang digunakan dalam mendesain bahasa BASIC antara lain:
- Dapat digunakan secara mudah bagi para pemula.
- Dapat digunakan sebagai sebuah bahasa pemrograman untuk tujuan umum (general purpose)
- Dapat ditambahi fitur-fitur tambahan dan tingkat lanjut untuk para ahli, tetapi tetap mempertahankan kesederhanaan bahasa untuk para pemula.
Harus interaktif.
- Pesan-pesan kesalahan harus jelas dan mudah dipahami.
- Merespons dengan cepat untuk program-program yang kecil.
- Tidak harus membutuhkan pengetahuan dan pemahaman perangkat keras komputer.
- Pengguna juga tidak harus tahu mengenai sistem operasi.
Bahasa BASIC sendiri sebagian dibuat dengan berdasar pada FORTRAN II dan sebagian lagi berdasar pada ALGOL 60,
dengan adanya tambahan agari ia cocok digunakan untuk time-sharing.
Sebelum ada BASIC, di Dartmouth College sudah terdapat DARSIMCO (1956),
dan DOPE (implementasi yang dilakukan pada tahun 1962 terhadap SAP)
serta DART (1963 yang merupakan FORTRAN II yang disederhanakan).
Awalnya, BASIC difokuskan untuk mendukung beberapa pekerjaan matematika
dengan dukugan aritmatika matriks
dari mulai awal implementasinya sebagai bahasa yang bertumpuk (batch
language) untuk kemudian dikembangkan pada tahun 1965 dengan dukungan
fungsionalitas string.
BASIC pertama kali diimplementasikan dalam mainframeGeneral Electrics GE-265 yang mendukung banyak terminal. Pada awal perkenalannya, BASIC merupakan bahasa yang dikompilasi, bukan bahasa yang di interpretasikan,
seperti yang dipercaya selama ini oleh banyak orang. BASIC juga sangat
efisien, dengan mengalahkan FORTRAN II dan ALGOL 60 di mesin yang sama
pada beberapa program matematika, seperti operasi Hukum simpson.
Para pengembang bahasa BASIC memutuskan bahwa kompilator bahasa BASIC
harus tersedia tanpa pungutan biaya sehingga bahasa BASIC dapat
berkembang secara luas. Selain itu, mereka juga mendistribusikan BASIC
ke sekolah-sekolah menengah atas di Dartmouth selain Dartmouth College,
dan juga mempromosikannya. Hasilnya, pengetahuan tentang BASIC menjadi
relatif meluas (untuk sebuah bahasa pemrograman), dan BASIC pun akhirnya
diimplementasikan oleh banyak pengembang, sehingga menjadi sebuah
bahasa pemrograman yang populer untuk komputer mini yang baru seperti
seri programmable data processor (PDP) milik digital equipment corporation dan Nova milik data general.
Bahasa BASIC pun juga digunakan di dalam HP Time-Shared BASIC System
pada tahun-tahun akhir 1960-an dan awal 1970-an. Pada komputer-komputer
tersebut, bahasa BASIC cenderung diimplementasikan sebagai interpreter, bukannya sebagai kompilator.
Beberapa tahun setelah dirilis, beberapa profesional di bidang komputer, terutama Edsger W. Dijkstra, mengutarakan pendapat mereka mengenai penggunaan statemen
GOTO,
yang tersedia di dalam banyak bahasa pemrograman, termasuk di antaranya
BASIC, ternyata membuat praktik pemrograman menjadi buruk.
Beberapa bahkan mengeluhkan bahwa bahasa BASIC terlalu lambat (sebagian
besar versi BASIC yang diinterpretasikan memang jauh lebih lambat
dibandingkan dengan versi yang dikompilasi) atau terlalu sederhana
(beberapa versi, terutama untuk komputer-komputer dengan kemampuan yang
kecil membuang banyak fitur dan kemampuan yang penting.dan pada era komputer rumahan, Bahasa BASIC tidaklah serta-merta diakui sebagai bahasa yang populer, meski digunakan pada banyak komputer mini, tetapi saat Micro Instrumental Telemetry System (MITS) merilis Altair 8800
pada tahun 1975 yang di dalamnya telah terdapat BASIC, BASIC mulai
menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sebagian besar bahasa
pemrograman membutuhkan memori
yang lebih besar daripada yang dapat dibeli oleh kebanyakan orang,
mengingat memang harga memori saat itu sangatlah mahal. Dengan akses
yang lambat yang ditawarkan oleh tape,
dan tidak adanya editor teks yang cocok, sebuah bahasa pemrograman
seperti BASIC yang dapat melewati beberapa batasan tersebut ternyata
sangat menarik. BASIC juga memiliki keunggulan, yakni terkenal oleh para
desainer yang memiliki minat terhadap komputer mikro.
Usaha Kemeny dan Kurtz yang dilakukan pada awal-awal pengembangan BASIC
pun berbuah hasil. Salah satu implementasi bahasa BASIC yang pertama
kali muncul untuk mesin dengan mikroprosesor Intel 8080 seperti yang digunakan oleh Altair 8800 adalah Tiny BASIC, sebuah implementasi BASIC yang aslinya ditulis oleh DR.Li-Chen Wang untuk kemudian ditulis ulang agar dapat berjalan di atas Altair oleh Dennis Allison berdasarkan permintaan dari Bob Albrecht (yang kemudian mendirikan DR. Dobb's Journal). Kode sumber secara penuh dan desain Tiny BASIC tersedia dan dipublikasikan pada tahun 1976 pada jurnal Dr. Dobb's Journal.
Pada tahun 1975, MITS merilis Altair BASIC, yang dikembangkan oleh William Henry Gates III dan Paul Allen dari Micro-soft.
Versi Altair pertama kali dikembangkan secara bersama-sama oleh Gates,
Allen dan Monte Davidoff. Versi Microsoft BASIC pun kemudian segera
muncul di beberapa platform komputer mikro lainnya dengan menggunakan
lisensi, dan kemudian jutaan salinan pun terjual; Microsoft BASIC pun
menjadi bahasa standar yang digunakan oleh komputer Apple II (yang menggunakan MPU Mostek 6502). Hingga tahun 1979,
Microsoft pun berbicara dengan beberapa vendor komputer mikro, termasuk
di antaranya adalah IBM, mengenai lisensi interpreter bahasa BASIC
untuk komputer yang mereka bangun. Sebuah versi pun dimasukkan ke dalam chip ROM dalam IBM PC, sehingga komputer PC tanpa disket. floopy akan dapat memulai langsung sesi pemrograman BASIC seperti halnya komputer mikro lainnya.
Beberapa perusahaan baru pun mencoba mengikuti jejak-jejak sukses
MITS, IMSAI, North Star dan Apple sehingga membuat sebuah industri
komputer rumahan sendiri; sementara itu, BASIC telah menjadi fitur
standar dari semua komputer rumahan tapi sebagian kecil komputer rumahan
memang tidak memilikinya. Sebagian besar komputer rumahan datang dengan
interpreter bahasa BASIC di dalam ROM, sehingga pembelian disket yang
cukup mahal pun menjadi tidak perlu dilakukan lagi. Beberapa saat
kemudian, ternyata mesin yang menjalankan varian-varian BASIC di seluruh
dunia sudah menjadi sangat banyak, bahkan jumlahnya lebih besar
dibandingkan dengan pengguna semua bahasa pemrograman, meski semuanya
digabungkan. Dialek yang digunakan oleh BASIC pada zaman ini juga
sedikit berbeda dari satu implementasi dengan implementasi lainnya.
Tetapi, sebagian besar komputer yang beredar pada tahun 1980-an memiliki
interpreter bahasa BASIC yang disimpan di dalam ROM.
Kemudian BBC pun menerbitkan BBC BASIC, sebuah versi bahasa BASIC yang dikembangkan oleh Acorn Computer,Ltd untuk BBC, yang memasukkan beberapa peningkatan tambahan seperti halnya pembuatan struktur terhadap kta kunci, dan juga akses secara langsung terhadap sistem operasi.
Selain itu, varian ini juga memiliki assembler yang terintegrasi. BBC
BASIC memang diakui sebagai sebuah dialek BASIC yang bagus, dan kemudian
lebih dari 30 platform lainnya selain komputer mikro BBC pun
mengadopsinya.
Langganan:
Postingan (Atom)